Assalamu'alaikum, Wr. Wb
SEMOGA BISA BERMANFAAT DAN
MENGINSPIRASI TEMAN-TEMAN
Hijrah Yuk!!
13 November 2019
MENINGKATKAN WAKTU SHALAT
Sholat merupakan
ibadah istimewa bagi umat Islam. Satu-satunya ibadah yang langsung dijemput
perintah nya dijemput oleh Nabi Muhammad Saw melalui peristiwa isra dan
mi'raj.
- Menjaga
Shalat dan Wudhu
Rukun shalat dan melakukan shalat dengan khusuk tingkat paling tinggi
mendapatkan pahala yang penuh dari shalatnya.
shalat adalah ibadah penentu bagi ibadah lainnya.
- Ibadah yang pertama dihisab oleh
Allah. Apabila baik ibadah shalat, maka baik ibadah yang lainnya, tetapi
apabila ibadah shalat yang bermasalah maka ibadah yang lainnya juga bermasalah.
- Kedua, ibadah shalat adalah
ibadah yang mampu mencegah perbuatan seseorang dari yang keji dan yang mungkar.
Menjaga
rukun yang dhozir tetapi ia melupakan kekhusyukannya, Akibatnya akan dihisap
shalatnya. orang-orang yang mejaga shalatnya dan menjaga rukun yang dhozir
berjuang gigih untuk melawan syaitan.
Diawal shalatnya khusyuk kemudian
digoda syaitan, kemudian khusyuk lagi hingga shalatnya berakhir. Akibatnya akan
tertutupi kekurangannya mendapat 2 pahala yaitu:
- Pahala Perjuangan
- Pahala karena ke khusyukannya
- Tingkatan-tingkatan
untuk orang yang menjaga Kekusyukannya.
- Adapun
5 Penyebab malas melaksanakan shalat:
1. Bergelimang dengan Perbuatan Dosa
dan Maksiat
Penyebab pertama seseorang malas
dalam beribadah ternyata adalah karena orang tersebut bergelimang dengan
perbuatan dosa dan maksiat. Terkhusus dosa kecil yang sering diremehkan dan
dilupakan kebanyakan manusia. Padahal dosa kecil tersebut adalah salah satu
sebab lesu, malas dan meremehkan ibadah dan ketaatan.
Orang-orang yang
terus menerus hidup dalam kebiasaan seperti ini akan mendapatkan murka dari
Allah SWT. Salah satu bentuk murka Allah tersebut adalah dengan dilenyapkan
manisnya iman dan Allah tidak akan mengkaruniakan kepadanya kelezatan dalam
ketaatan.
Inilah murka Allah yang
akan menimpa orang yang bergelimang perbuatan dosa dan maksiat. Selanjutnya
orang tersebut tidak mampu untuk mengerjakan ketaatan dan ibadah, padalah
sebenarnya semua itu menjadi jalan untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia dan
akhirat. Allah SWT berfirman:
“Dan
apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan
tanganmu sendiri.” (QS. Asy-Syura:30)
Oleh sebab itu, sudah seharusnya sebagai kaum muslim kita
menjauhi perbuatan maksiat dan dosa-dosa kecil yang sering dianggap remeh dan
kita harus meningkatkan kan dalam beribadah agar kita dekat dengan Allah SWT.
2. Tidak Paham Tentang Urgensi Ibadah
Penyebab orang malas untuk beribadah yang kedia
adalah karena mereka melupakan urgensi ibadah. Di antara bentuk kelalaian
seseorang adalah karena ia lupa bahwa ia adalah seorang makhluk yang lemah.
Padahal sebenarnya hanya Allah-lah yang membuat ia menjadi kuat dan bisa
mengerjakan ibadah.
Sebagai seorang muslim, dia
harusnya mengetahui serta memahami bahwa beribadah kepada Allah menjadi inti
unruk mendapatkan bantuan dan pertolongan dari Allah SWT. Allah Ta’ala
berfirman yang artinya:
“Dan orang-orang yang berjihad untuk
(mencari keridhaan) kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan
kami. Dan sesungguhnya Alloh benar-benar beserta orang-orang yang berbuat
baik.”(QS. Al-ankabut:69)
3. Melupakan Kematian
Melupakan kematian adalah salah satu penyebab
seseorang malas melakukan ibadah. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk
memperbanyak mengingat kematian agar lebih rajin dalam beribadah. Allah Ta’ala
berfirman:
“Tiap-tiap yang
berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah
disempurnakan pahalamu.”(QS. Ali Imran : 185)
Kematian menjadi salah satu obat
bagi orang yang panjang angan-angan, orang yang keras hatinya dan mereka yang
banyak dosa.Oleh sebab itu Rasulullah Shollalahu ‘alaihi Wasallah bersabda
“perbanyaklah mengingat penghancur kenikmatan.”
4. Tidak Tahu Besarnya Pahala Suatu
Ibadah
Penyebab lainnya seseorang malas melakukan ibadah adalah
karena mereka tidak mengetahui besarnya pahala yang akan diperoleh karena suatu
ibadah. Ketidaktahuan inilah yang membuat orang tersebut malas dalam beribadah.
Sebaliknya, apabila ia mengetahui pahala besar di balik ibadah yang dilakukan
maka ia akan semakin rajin dalam beribadah.
5. Berlebih-lebihan Dalam Hal Yang
Mubah
Alasan terakhir seseorang malas melakukan ibadah
adalah karena ia berlebih-lebihan dalam melakukan sesuatu yang mubah. Yaitu
dalam hal makanan, minuman, pakaian, dan kendaraan serta yang lainnya. Hal yang
demikian ini membuatnya malas untuk melakukan ibadah dan lebih berkeinginan
untuk istirahat dan tidur.
Berlebih-lebihan dalam
melakukan sesuatu yang mubah seperti makanan dan minuman bisa menjadi salah
satu penyebab kerasnya hati. Dengan hati yang keras tersebut membuat manusia
menjadi tidak ingat kepada Sang Penciptanya.
Ibnul Qoyyim rohimahulloh berkata “Banyak
mengkonsumsi makanan adalah sebuah penyakit yang akan menimbulkan keburukan,
banyak makan dapat menjerumuskan anggota badan untuk melakukan maksiat, dan
berat untuk melakukan ketaatan. Maka cermatilah keburukan ini.”
Shalat sebagai tiang agama,
penyangga bangunan megah lagi perkasa. Ia sebagai cahaya terang ke yakinan,
obat pelipur ragam penyakit di dalam dada dan pengendali segala problem yang
membelenggu langkah-langkah kehidupan manusia. Oleh karena itu, shalat dapat
mencegah perilaku keji dan mungkar (QS al-Ankabut 19:45).
Ibadah shalat yang diawali dengan takbir dan
diakhiri dengan salam adalah bangunan megah indah yang memiliki sejuta ruang
yang menampung semua inspirasi dan aspirasi serta ekspresi positif seseorang
untuk berperilaku baik, karena perbuatan dan perkataan yang terkandung dalam
shalat banyak mengandung hikmah, yang di antaranya menuntut kepada Mushalli
untuk meninggalkan perbuatan keji dan mungkar.
Jadi
yuk teman-teman semua kita tingkatkan lagi ibadah sahalat kita jangan bermalas
malas, Agar kita mendapat Ridhonya Allah SWT dan lebih dekat kepadanya.
Slalu tetap bersyukur dan menjalankkan kewajiban dengan penuh Ikhlas.
_SEKIAN DAN TERIMAKASIH_ J
Wassalamu'alaikum Wr. Wb
Disusun oleh:
Assalamu'alaikum, Wr. Wb
SEMOGA BISA BERMANFAAT DAN
MENGINSPIRASI TEMAN-TEMAN
Hijrah Yuk!!
13 November 2019
MENINGKATKAN WAKTU SHALAT
Sholat merupakan
ibadah istimewa bagi umat Islam. Satu-satunya ibadah yang langsung dijemput
perintah nya dijemput oleh Nabi Muhammad Saw melalui peristiwa isra dan
mi'raj.
- Menjaga
Shalat dan Wudhu
Rukun shalat dan melakukan shalat dengan khusuk tingkat paling tinggi
mendapatkan pahala yang penuh dari shalatnya.
shalat adalah ibadah penentu bagi ibadah lainnya.
- Ibadah yang pertama dihisab oleh
Allah. Apabila baik ibadah shalat, maka baik ibadah yang lainnya, tetapi
apabila ibadah shalat yang bermasalah maka ibadah yang lainnya juga bermasalah.
- Kedua, ibadah shalat adalah
ibadah yang mampu mencegah perbuatan seseorang dari yang keji dan yang mungkar.
Menjaga
rukun yang dhozir tetapi ia melupakan kekhusyukannya, Akibatnya akan dihisap
shalatnya. orang-orang yang mejaga shalatnya dan menjaga rukun yang dhozir
berjuang gigih untuk melawan syaitan.
Diawal shalatnya khusyuk kemudian
digoda syaitan, kemudian khusyuk lagi hingga shalatnya berakhir. Akibatnya akan
tertutupi kekurangannya mendapat 2 pahala yaitu:
- Pahala Perjuangan
- Pahala karena ke khusyukannya
- Tingkatan-tingkatan
untuk orang yang menjaga Kekusyukannya.
- Adapun
5 Penyebab malas melaksanakan shalat:
1. Bergelimang dengan Perbuatan Dosa
dan Maksiat
Penyebab pertama seseorang malas
dalam beribadah ternyata adalah karena orang tersebut bergelimang dengan
perbuatan dosa dan maksiat. Terkhusus dosa kecil yang sering diremehkan dan
dilupakan kebanyakan manusia. Padahal dosa kecil tersebut adalah salah satu
sebab lesu, malas dan meremehkan ibadah dan ketaatan.
Orang-orang yang
terus menerus hidup dalam kebiasaan seperti ini akan mendapatkan murka dari
Allah SWT. Salah satu bentuk murka Allah tersebut adalah dengan dilenyapkan
manisnya iman dan Allah tidak akan mengkaruniakan kepadanya kelezatan dalam
ketaatan.
Inilah murka Allah yang
akan menimpa orang yang bergelimang perbuatan dosa dan maksiat. Selanjutnya
orang tersebut tidak mampu untuk mengerjakan ketaatan dan ibadah, padalah
sebenarnya semua itu menjadi jalan untuk mendapatkan kebahagiaan di dunia dan
akhirat. Allah SWT berfirman:
“Dan
apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan
tanganmu sendiri.” (QS. Asy-Syura:30)
Oleh sebab itu, sudah seharusnya sebagai kaum muslim kita
menjauhi perbuatan maksiat dan dosa-dosa kecil yang sering dianggap remeh dan
kita harus meningkatkan kan dalam beribadah agar kita dekat dengan Allah SWT.
2. Tidak Paham Tentang Urgensi Ibadah
Penyebab orang malas untuk beribadah yang kedia adalah karena mereka melupakan urgensi ibadah. Di antara bentuk kelalaian seseorang adalah karena ia lupa bahwa ia adalah seorang makhluk yang lemah. Padahal sebenarnya hanya Allah-lah yang membuat ia menjadi kuat dan bisa mengerjakan ibadah.
Penyebab orang malas untuk beribadah yang kedia adalah karena mereka melupakan urgensi ibadah. Di antara bentuk kelalaian seseorang adalah karena ia lupa bahwa ia adalah seorang makhluk yang lemah. Padahal sebenarnya hanya Allah-lah yang membuat ia menjadi kuat dan bisa mengerjakan ibadah.
Sebagai seorang muslim, dia
harusnya mengetahui serta memahami bahwa beribadah kepada Allah menjadi inti
unruk mendapatkan bantuan dan pertolongan dari Allah SWT. Allah Ta’ala
berfirman yang artinya:
“Dan orang-orang yang berjihad untuk
(mencari keridhaan) kami, benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan
kami. Dan sesungguhnya Alloh benar-benar beserta orang-orang yang berbuat
baik.”(QS. Al-ankabut:69)
3. Melupakan Kematian
Melupakan kematian adalah salah satu penyebab seseorang malas melakukan ibadah. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk memperbanyak mengingat kematian agar lebih rajin dalam beribadah. Allah Ta’ala berfirman:
Melupakan kematian adalah salah satu penyebab seseorang malas melakukan ibadah. Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk memperbanyak mengingat kematian agar lebih rajin dalam beribadah. Allah Ta’ala berfirman:
“Tiap-tiap yang
berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah
disempurnakan pahalamu.”(QS. Ali Imran : 185)
Kematian menjadi salah satu obat
bagi orang yang panjang angan-angan, orang yang keras hatinya dan mereka yang
banyak dosa.Oleh sebab itu Rasulullah Shollalahu ‘alaihi Wasallah bersabda
“perbanyaklah mengingat penghancur kenikmatan.”
4. Tidak Tahu Besarnya Pahala Suatu
Ibadah
Penyebab lainnya seseorang malas melakukan ibadah adalah karena mereka tidak mengetahui besarnya pahala yang akan diperoleh karena suatu ibadah. Ketidaktahuan inilah yang membuat orang tersebut malas dalam beribadah. Sebaliknya, apabila ia mengetahui pahala besar di balik ibadah yang dilakukan maka ia akan semakin rajin dalam beribadah.
Penyebab lainnya seseorang malas melakukan ibadah adalah karena mereka tidak mengetahui besarnya pahala yang akan diperoleh karena suatu ibadah. Ketidaktahuan inilah yang membuat orang tersebut malas dalam beribadah. Sebaliknya, apabila ia mengetahui pahala besar di balik ibadah yang dilakukan maka ia akan semakin rajin dalam beribadah.
Alasan terakhir seseorang malas melakukan ibadah adalah karena ia berlebih-lebihan dalam melakukan sesuatu yang mubah. Yaitu dalam hal makanan, minuman, pakaian, dan kendaraan serta yang lainnya. Hal yang demikian ini membuatnya malas untuk melakukan ibadah dan lebih berkeinginan untuk istirahat dan tidur.
Berlebih-lebihan dalam
melakukan sesuatu yang mubah seperti makanan dan minuman bisa menjadi salah
satu penyebab kerasnya hati. Dengan hati yang keras tersebut membuat manusia
menjadi tidak ingat kepada Sang Penciptanya.
Ibnul Qoyyim rohimahulloh berkata “Banyak
mengkonsumsi makanan adalah sebuah penyakit yang akan menimbulkan keburukan,
banyak makan dapat menjerumuskan anggota badan untuk melakukan maksiat, dan
berat untuk melakukan ketaatan. Maka cermatilah keburukan ini.”
Shalat sebagai tiang agama,
penyangga bangunan megah lagi perkasa. Ia sebagai cahaya terang ke yakinan,
obat pelipur ragam penyakit di dalam dada dan pengendali segala problem yang
membelenggu langkah-langkah kehidupan manusia. Oleh karena itu, shalat dapat
mencegah perilaku keji dan mungkar (QS al-Ankabut 19:45).
Ibadah shalat yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam adalah bangunan megah indah yang memiliki sejuta ruang yang menampung semua inspirasi dan aspirasi serta ekspresi positif seseorang untuk berperilaku baik, karena perbuatan dan perkataan yang terkandung dalam shalat banyak mengandung hikmah, yang di antaranya menuntut kepada Mushalli untuk meninggalkan perbuatan keji dan mungkar.
Jadi
yuk teman-teman semua kita tingkatkan lagi ibadah sahalat kita jangan bermalas
malas, Agar kita mendapat Ridhonya Allah SWT dan lebih dekat kepadanya.
Slalu tetap bersyukur dan menjalankkan kewajiban dengan penuh Ikhlas.
_SEKIAN DAN TERIMAKASIH_ J
Wassalamu'alaikum Wr. Wb


Ini bru keren👆
BalasHapusWahh termotivasi untuk lebih meningkatkan ibadah,sangat bermanfaat sekali terimakasih
BalasHapusalhamdulillah, ilmu yg bermanfaat lanjutkan kak
BalasHapusKerennnn
BalasHapusAlhamdulillah bermanfaat sekali ka👍👍
BalasHapusAlhamdulillah terimakasihh ilmunya.. sangat membantu dan sangat bermanfaat sekali dan semoga teman teman yg lain bisa membuka fikirannya bahwa ibadah itu sangatlah penting🙏👍
BalasHapusAlhamdulillah, Jazakillahu Khairan kak
BalasHapusMasyaAllah kak, di tunggu postingan selanjutnya ya
BalasHapusAlhamdulillah bermanfaat sekali 😊
BalasHapusTerima kasih. Sangat bermanfaat😊
BalasHapusTerima kasih mba ilmunya
BalasHapusSangat bermanfaat sekali
BalasHapusTerimakasih, sangat bermanfaat
BalasHapusSangat bermanfaat dan menjadi termotivasi 👍
BalasHapusMantabb
BalasHapusSubhanalloh makasih mb..bermanfaat sekali
BalasHapusNice kak👍
BalasHapus